Kekurangan darah dapat memicu resiko anemia. Jika jumlah darah Anda menurun, sebaiknya Anda mengonsumsi makanan bernutrisi yang dapat menaikkan jumlah sel darah merah dalam tubuh.
Berikut adalah zat pada makanan yang diperlukan untuk menaikkan jumlah sel darah merah, seperti dilansir melalui Boldsky, Jumat (17/2).
Buah Bit (beetroot)
Buah Bit atau beetroot merupakan buah yang kaya zat besi, dan protein yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan sel-sel darah dan memperlancar aliran darah. Buah ini juga dianggap sebagai racun alami dan pembersih darah. Jadi pastikan buah bit masuk dalam daftar makanan sehat Anda yang juga menjadi sumber baik akan vitamin C.
Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, seledri, kubis, lobak, kembang kol, kangkung, selada dan kentang manis merupakan sehat bagi tubuh. Dengan mengonsumsi sayuran ini, Anda bisa mengontrol berat badan dan juga menaikkan jumlah darah dalam tubuh. Sayuran hijau juga turut menjaga sistem pencernaan agar tetap aktif.
Zat Besi
Zat besi merupakan mineral yang amat penting bagi tubuh. Zat besi tak hanya membuat tulang kuat tetapi juga memasok oksigen dalam sistem peredaran darah. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Maka, makanlah makanan yang mengandung zat besi, seperti daging merah, kurma, tiram, kentang, asparagus, dan kismis.
Kacang Almond
Kacang ini kaya akan zat besi dan dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh. Satu ons almond setiap hari membantu memenuhi 6 persen kebutuhan zat besi harian.
Buah
Orang anemia tak hanya disarankan untuk mengonsumsi sayuran hijau, namun juga buah-buahan segar. Pilihlah buah aprikot, semangka, apel, anggur, kismis, plum dan ara kering untuk meningkatkan aliran darah dalam tubuh.
Semoga bermanfaat.
Berikut adalah zat pada makanan yang diperlukan untuk menaikkan jumlah sel darah merah, seperti dilansir melalui Boldsky, Jumat (17/2).
Buah Bit (beetroot)
Buah Bit atau beetroot merupakan buah yang kaya zat besi, dan protein yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan sel-sel darah dan memperlancar aliran darah. Buah ini juga dianggap sebagai racun alami dan pembersih darah. Jadi pastikan buah bit masuk dalam daftar makanan sehat Anda yang juga menjadi sumber baik akan vitamin C.
Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, seledri, kubis, lobak, kembang kol, kangkung, selada dan kentang manis merupakan sehat bagi tubuh. Dengan mengonsumsi sayuran ini, Anda bisa mengontrol berat badan dan juga menaikkan jumlah darah dalam tubuh. Sayuran hijau juga turut menjaga sistem pencernaan agar tetap aktif.
Zat Besi
Zat besi merupakan mineral yang amat penting bagi tubuh. Zat besi tak hanya membuat tulang kuat tetapi juga memasok oksigen dalam sistem peredaran darah. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Maka, makanlah makanan yang mengandung zat besi, seperti daging merah, kurma, tiram, kentang, asparagus, dan kismis.
Kacang Almond
Kacang ini kaya akan zat besi dan dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh. Satu ons almond setiap hari membantu memenuhi 6 persen kebutuhan zat besi harian.
Buah
Orang anemia tak hanya disarankan untuk mengonsumsi sayuran hijau, namun juga buah-buahan segar. Pilihlah buah aprikot, semangka, apel, anggur, kismis, plum dan ara kering untuk meningkatkan aliran darah dalam tubuh.
Semoga bermanfaat.




Mau tahu cara diet yang sehat, murah, tidak bikin repot, plus bisa mencegah diabetes? Gampang, rajinlah berjalan kaki. Menjalani pola makan sehat yang dikombinasikan dengan berjalan kaki sebanyak 10000 ribu langkah setiap hari terbukti ampuh membakar kalori dan memperbaiki metabolisme tubuh.
Sehari-hari anda bekerja di dalam ruangan penutup? Lalu anda sering mengeluh pusing, mata pedih gatal, sesak napas, sulit konsentrasi, badan cepat letih, perut kembung, atau batuk terus menerus? Bisa jadi anda menderita Sick Building Syndrome (SBS)
Tahukah anda bahwa jika melakukan penerbangan jarak jauh, anda berisiko terserang flu atau demam 100 kali lipat lebih besar daripada anda beraktivitas di daratan sehari-hari. Ternyata penyebabnya bukan bakteri atau virus yang terjebak di dalam pesawat. Tapi, karena udara kabin penumpang yang kering ditambah rasa lelah sepanjang penerbangan. Hal ini akan semakin parah bila anda duduk di dekat penumpang yang membawa virus penyebab flu.